Keren, desa di banyumas gunakan teknologi qr code untuk transparansi dana

Pemerintah Desa Dermaji, Kecamatan Lumbir, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah mulai memanfaatkan teknologi QR Code untuk memperluas pengetahuan masyarakat mengenai sebuah aset desa dan menjadi bagian tranparansi penggunaan dana desa.

Dengan pemasangan QR Code dilakukan untuk aset desa, seperti jembatan, jalan, gedung pemerintah, PAUD, hingga koleksi museum desa. Dengan teknologi ini, masyarakat akan mudah mengetahui informasi sekitar aset desa. Misalnya, kapan dibangun dan berapa anggaranya.

Keterbukaan informasi publik itu akan membuat masyarakat lebih merasa memiliki aset desa. Dengan demikian, masyarakat akan turut menjaga aset desa yang juga dibangun dengan uang rakyat.

Bayu Setyo mengemukakan, QR Code juga merupakan upaya transparansi dana publik agar masyarakat mengetahui besaran anggaran untuk sebuah pembangunan aset desa.

Bayu Setyo Nugroho mengemukakan, selain aset desa, sebelumnya Pemdes juga telah menerapkan QR Code untuk koleksi museum Naladipa. Hanya dengan memindai koleksi museum, maka deskripsi mengenai koleksi itu akan muncul melalui website desa Dermaji.

Kini Pemdes berencana memasang QR Code untuk kambing milik kelompok ternak yang ada di Desa Dermaji. Kambing-kambing tersebut akan dipasang QR Code sehingga jelas riwayatnya.

Terlebih, kini Desa Dermaji sedang menggenjot ternak kambing ras unggul, Peranakan Etawa (PE). Indukan dipastikan berkualitas dan harapannya melahirkan bibit-bibit yang juga baik.